Aturan yang Wajib Dipatuhi Agar Jeans Kesayangan Awet


Sejak ditemukan tahun 1873 oleh Jacob Davis dan Levi Strauss, bahan jeans telah berevolusi menyesuaikan kebutuhan para pecintanya. Bila dulu jeans identik dengan kesan terlalu santai dan tidak rapih, kini telah banyak acara formal menerima kehadiran jeans. Bahkan jeans dengan garis desain yang profesional, bisa Anda padukan dengan kemeja hingga jas formal.
Banyak yang belum mengetahui bagaimana cara merawat celana jeans dengan baik dan benar. Agar masa pakainya lebih awet, jeans perlu perawatan khusus agar bahannya bisa bertahan lama dan kualitas jahitannya pun terjaga. Berikut adalah aturan yang wajib dipatuhi agar jeans kesayangan tahan lama dan awet bagusnya.
Hindari Mencuci Dengan Air Panas
Pemahaman yang selama ini beredar di masyarakat bahwa air panas bisa merawat jeans, adalah mitos belaka. Faktanya, air panas dapat menyebabkan serat kain jeans rapuh, dan membuat jahitannya melunak dan mudah terlepas. Akibat fatalnya adalah, panjang pipa celana kanan dan kiri tidak sama, sehingga tidak nyaman lagi dipakai.
Digantung Jangan Dilipat
Ternyata, cara menyimpan celana jeans yang benar adalah dengan menggantungnya bukan melipatnya. Apalagi untuk jeans yang jarang dipakai, hindari menyimpannya dengan cara dilipat. Hal ini karena, bekas lipatan pada jeans akan menimbulkan garis kuning bila terlalu lama disimpan di lemari.
Hindari Mesin Cuci yang Berlebihan
Praktis adalah alasan banyak orang menggunakan mesin cuci, dengan tujuan menghemat waktu dan tenaga dalam mencuci pakaian. Terutama untuk celana jeans, karena tekstur kainnya yang cenderung tebal, banyak orang yang beranggapan bahwa tidak akan masalah bila mencucinya dengan mesin cuci.
Padahal kenyataannya, mesin cuci adalah musuh bagi celana jeans, apalagi jenis kain yang lembut, jeans yang stretch, dan jeans yang dicelup (dip dye). Selain kain menjadi rapuh, benang akan berubah menjadi longgar dan lama-lama terburai.
Jangan Terlalu Banyak Memakai Deterjen
Banyak sekali sabun cuci pakaian atau deterjen yang mengandung pemutih. Jenis ini, biasanya justru dapat membuat warna kain jeans cepat memudar, dan jahitan di pinggirnya terburai karena deterjen jenis ini bersifat mengikis serat benang. Sebaiknya gunakan deterjen cair untuk menghilangkan noda, atau sabun cuci yang lembut. Menambahkah pelembut saat membilas juga bisa dilakukan, selain wangi serat kainnya menjadi lebih empuk saat dipakai.
Bila terdapat noda, jangan disikat dengan sikat cuci, melainkan gunakan spons pencuci piring untuk membersihkan nodanya. Sedikit tips agar celana jeans tak lekas kotor, usai dicuci dan dibilas masukkan celana jeans ke dalam seember air yang sudah ditetesi 4-6 sendok cuka. Diamkan 5-10 menit agar meresap. Cara ini bisa membuat kotoran lebih susah menempel di serat kain jeans.
Aturan Mesin Pengering, Setrika & Dry Cleaning
Mesin pengering memang memudahkan pekerjaan mencuci kita. Tapi usahakan untuk tidak selalu menggunakannya tiap kali mencuci karena ini bisa merusak serat kain. Keringkan saja secara alami tapi hindari menjemurnya di bawah sinar matahari langsung, agar warna kainnya tidak pudar. Bila kusut, setrika di bagian yang penting saja jangan seluruhnya. Panas setrika bisa membuat kain rapuh. Satu lagi, jangan pernah men-dry clean jeans Anda.
 d



Aturan yang Wajib Dipatuhi Agar Jeans Kesayangan Awet
Rating: 3.5
Reviewer: Limited Shop
ItemReviewed: Aturan yang Wajib Dipatuhi Agar Jeans Kesayangan Awet