Tips Mengenakan Syal Untuk Pria




Sebentar lagi kita sudah memasuki musim hujan, nih, Sobat Limited. Payung, jas hujan, coat, boots, jaket dan syal adalah fashion item yang sering dipakai untuk menghangatkan badan saat cuaca menjadi dingin. Salah satu yang paling digemari adalah syal karena selain dapat menahan dingin, juga membuat tampilan lebih stylish.

 Jenis
Apabila dibandingkan dengan wanita, pria memang jarang memakai syal. Padahal pemakaian syal membuat Sobat Limited tampil lebih beda tanpa usaha yang banyak. Jenis syal untuk pria ada beberapa sesuai bentuknya, yaitu :

1.      Standar
Syal jenis ini adalah syal yang banyak digunakan oleh pria. Bahannya dapat terbuat dari wool, sutera dan katun sesuai kebutuhan kamu apakah untuk menghangatkan tubuh atau sekadar bergaya saja. Syal ini memiliki bentuk persegi panjang.

2.      Square
Syal yang banyak digunakan sebagai fashion item untuk pria dan wanita ini memiliki ciri khas motif kotak sesuai namanya. Dahulu syal yang berbentuk persegi ini digunakan pria Arab untuk melindungi kepala dari panasnya sinar matahari.

3.      Pashmina
Syal yang terbuat dari bahan kasmir yang lembut ini populer di Nepal, Pakistan dan India. Bila dibandingkan dengan syal lainnya, syal yang juga populer di kalangan wanita ini memiliki panjang lebih dari syal lainnya.

4.      Snood
Untuk membedakan syal ini dengan yang lainnya paling mudah karena snood merupakan syal yang tidak memiliki ujung. Bentuknya melingkar seperti tabung, Sobat Lebaran hanya tinggal mengalungkannya ke leher tanpa variasi lilitan apapun.

5.      Chunky winter
Syal yang benar-benar ditujukan untuk udara dingin ini memiliki bahan yang hangat karena terbuat dari rajutan tebal dan berukuran sangat besar. Tidak cocok digunakan untuk kamu yang hanya ingin menggunakan syal sebagai fashion dalam cuaca panas. Gunakan syal ini hanya saat udara dingin.

Variasi Lilitan
Syal ternyata memiliki variasi lilitan yang beragam. Jadi Sobat Limited tidak hanya melilitkan syal ke leher dengan asal-asalan, ada nama variasnya, lho.

1.      The Ascot Knot
Variasi lilitan ini cukup populer dan mudah ditiru. Sobat Limited cukup mengalungkan syal ke leher lalu salah satu ujung syal dikaitkan ke ujung syal lainnya , lalu ujung syal yang dikaitkan tarik belakang ke depan. Rapikan hingga mendapatkan tampilan yang pas. Cocok bagi Sobat Limited yang sedang buru-buru.

2.      The twice around ascot
Bagi Sobat Limited yang tidak ingin ujung syal menjuntai terlalu panjang, maka dapat mengaplikasikan variasi lilitan ini. Caranya sama seperti the ascot knot, namun saat melilitkan ke leher dilakukan dua kali sehingga ujung-ujung syal menjadi lebih pendek.

3.      The parisian knot
Sesuai namanya, variasi lilitan ini populer di Eropa sana karena sangat stylish namun mudah ditiru. Caranya cukup mudah, bagi atau lipat syal menjadi 2 bagian sehingga kedua ujung syal bertemu atau saling berhadapan. Kalungkan syal tersebut ke leher Sobat Limited  lalu masukkan kedua ujung syal ke dalam ujung syal lainnya yang membentuk lipatan. Voila… Sobat Limited tampil beda!

4.      Loose once around knot
Variasi lilitan syal ini hanya mengandalkan lilitan tanpa ikatan atau selipan. Sobat Limited cukup melingkarkan syal ke leher lalu salah satu ujung syal dilingkarkan kembali ke arah lain sehingga kedua ujung menjuntai namun leher terlilit syal.

5.      The tie behind
Gaya ini hanya dapat dilakukan untuk syal persegi empat yang dibentuk diagonal sehingga membentuk segitiga, lalu kalungkan syal segitiga tersebut ke leher dari depan ke belakang dengan kedua ujung syal terpanjang berada di belakang. Ikatkan kedua ujung syal tersebut di belakang leher Sobat Limited dan leher pun terlindungi dengan kehangatan.

Our Product :
http://jaketanime.com/koreanstyle_redkoreanjacket


Tips Mengenakan Syal Untuk Pria
Rating: 3.5
Reviewer: danny sanjya
ItemReviewed: Tips Mengenakan Syal Untuk Pria